Fakta Mengenai Ultimate Soekarno Hatta Airport

Fakta Mengenai Ultimate Soekarno Hatta Airport

fkossmpkotajakarta.web.id Beberapa dari kita tidak terlalu memperhatikan mengenai Bandara terbesar se Indonesia tersebut, namun, beberapa dari kita juga memperhatikan detail dan keanehan dari Bandara Soekarno Hatta. Berikut ini adalah fakta unik mengenai bandara terbesar di Indonesia .

Kenapa bandara Soekarno Hatta disingkat CGK
Kenapa bandara Soekarno Hatta disingkat CGK ini rupanya telah terjawab oleh salah satu Corporate Secretary PT AP II, Agus Haryadi.Ia mengatakan bahwa ada sejarah yang menyertai mengapa Bandara Soetta tersebut disingkat menjadi CGK. Awalnya, ketika bandara Soekarno Hatta dibangun, bandara ini masih termasuk wilayah Cengkareng.Nah, dari lokasi di Cengkareng ini, bandara internasional terbesar di Indonesi Soekarno-Hatta mendapatkan “three letter code” standar International Air Transport Association (IATA) yakni CGK.

Bukan Bandara Internasional Pertama
Tahukah teman-teman? Ternyata Bandara Soekarno-Hatta bukanlah bandara internasional pertama di Indonesia, lo.Bandara Soekarno-Hatta menjadi pengganti Bandara Internasional Kemayoran.Bandara Kemayoran inilah yang menjadi bandara internasional pertama di Indonesia.Dibuka secara resmi pada 8 Juli 1940 lalu, Bandara Kemayoran ini beroperasi selama 45 tahun.

Baca Juga : Plaza Indonesia Khusus Orang Bermobil

Didesain Arsitek Prancis tapi Tetap Bernuansa Indonesia
Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta ternyata didesain oleh seorang arsitek asal Prancis, lo.Arsitek itu bernama Paul Andreu yang juga mendesain Bandara Charles de Gaulle di Paris, Prancis.Uniknya, kedua terminal di Bandara Soekarno-Hatta ini tetap bernuansa budaya Indonesia, nih, teman-temanSelain berbentuk seperti rumah Joglo khas Jawa, interior di kedua terminal ini juga khas dengan ukiran gaya Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, sampai Papua.O iya, ada juga arsitektur bertema budaya Bali untuk menyambut semua pengunjung yang memasuki area bandara

Menyediakan Fasilitas Kereta Bandara dan Kereta Layang
Selama ini, perjalanan menuju bandara hanya bisa diakses dengan mobil atau motor.Sedangkan transportasi umum yang diperbolehkan masuk ke area bandara hanyalah taksi.Pada 26 Desember 2017 lalu, kereta bandara Railink secara resmi dibuka untuk melayani penumpang dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta.Dengan begitu, orang-orang yang ingin bepergian dengan pesawat tidak membutuhkan waktu yang lama untuk sampai ke bandara.Selain kereta bandara, ada juga kereta layang atau skytrain dengan rute antarterminal, termasuk juga dari dan ke stasiun kereta bandara.Jadi, orang-orang di bandara juga tidak akan kesulitan kalau harus berpindah dari satu terminal ke terminal lain.

Nah, itu dia beberapa fakta menarik tentang Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Kapan terakhir kali teman-teman berkunjung ke sana?

Related posts