Beberapa Lokasi Instagenic di Jakarta yang Bisa Kamu Datangi Bersama Pacar

Beberapa Lokasi Instagenic di Jakarta yang Bisa Kamu Datangi Bersama Pacar

Fkossmpkotajakarta.web.id – Bagi anak muda yang memiliki pasangan, ketika akhir pekan tentunya lebih memilih untuk bertemu dan menghabiskan waktu bersama pasangan. Namun, sebagian besar dari mereka biasanya menghabiskan waktu untuk menonton film di bioskop, nongkrong di kafe kekinian atau berjalan-jalan di mall yang kadang bisa merogoh kocek yang tak sedikit.

Nah, untuk kamu dan pacar yang ingin menghabiskan waktu berdua, namun tak ingin mengeluarkan banyak biaya, ditambah mendapatkan foto-foto ciamik, berikut ini telah kami rangkum beberapa tempat instagenic di jakarta yang dapat anda kunjungi dengan pasangan anda. Tenang saja, semua objek wisata ini tak akan dipungut biaya.

1. Hauwke’s Auto Gallery Jakarta

Lokasi pertama yaitu Hauwke’s Auto Gallery Jakarta yang berlokasi di Cipete ini cocok untuk pasangan yang menyukai dunia otomotif. Pemandangan mobil tua yang berjejer rapi dari seluruh penjuru dunia bisa kamu dan pasangan temukan.

Namun, selain menyuguhkan mobil klasik, Hauwke’s Auto Gallery Jakarta juga memiliki bangunan klasik, seperti pom bensin, kedai minuman ala Inggris dan sebagainnya. Hauwke’s Auto Gallery Jakarta juga bisa dijadikan lokasi untuk foto prewedding dan beragam fasilitas lainnya juga bisa pengunjung gunakan secara gratis.

2. RPTRA Kalijodo

Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo yang berada di Jakarta Utara ini image-nya sudah berubah dan tak seperti dulu lagi. Kini, lokasi yang memiliki luas 1,4 hektare itu memiliki banyak spot-spot indah yang bisa dijadikan lokasi untuk berfoto bersama pacar.

Banyak tembok dengan mural yang digandrungi pengunjung, ada pulu area BMX, skate park, dan lain sebagainnya. Beragam fasilitas yang disediakan Kalijodo pun semakin menambah kenyamanan para pengunjung dan membuat betah berlama-lama.

Baca Juga : Tempat Instagramable untuk Wisata Malam di Jakarta

3. Sunda Kelapa

Sunda Kelapa jadi lokasi Instagramable selanjutnya yang bisa kamu datangi bersama pacar. Banyak kapal pinisi yang tengah bersandar di pelabuhan, deretan kontainer berwarna-warni akan semakin membuat indah pemandangan.

Apa lagi jika menjelang sore, pemandangan akan semakin indah. Tentunya, di sini kamu dan pacar bisa banyak menghabiskan waktu hunting foto bersama, kemudian mengunggahnya ke media sosial.

4. Toko Merah

Toko Merah dibangun pada 1730 silam, oleh Gustaaf Willem Baron van Imhoff ini berlokasi di Taman Sari, Jakarta Barat. Nama Toko Merah disematkan padanya, karena bangunan yang terdiri dari dua lantai ini memang berwarna merah. Terlihat sangat kontras dari bangunan di sekitarnya yang didominasi warna putih.

Bangunan yang berdiri kokoh dengan dengan dua pintu masuk yang besar itu bisa menjadi salah satu lokasi untuk mengambil foto kamu dan pasangan. Ambil pose yang bagus, lalu abadikan momen dan unggah foto kamu dan pacar di media sosial.

Tempat Instagramable untuk Wisata Malam di Jakarta

Tempat Instagramable untuk Wisata Malam di Jakarta

Fkossmpkotajakarta.web.id – Walaupun Jakarta dikenal dengan kota yang padat penduduknya, kota ini juga menyimpan keindahan pariwisata. Selain wisata museum, traveler bisa mendapatkan wisata malam yang indah tanpa harus merogoh kocek. Cocok buat traveler yang gemar selfie atau mengabadikan keindahan malam.

Berikut rekomendasi tempat instagramable wisata malam Jakarta.

Terowongan Kendal

Terowongan yang baru dibuka Maret lalu ini sebenarnya bagian dari penataan kawasan Dukuh Atas yang berorientasi sebagai kawasan transit. Namun desainnya yang artistik dengan lampu yang berubah-ubah warnanya membuat Terowongan Kendal menjadi destinasi wisata bagi warga Jakarta.

Warna-warni lampu di Terowongan Kendal kerap menjadi latar foto para warga Jakarta. Apalagi pada 22 Juni nanti, Terowongan Kendal akan dihias oleh mural karya seniman Ibu Kota dalam rangka memeriahkan HUT ke-492 Kota Jakarta.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Wisata Malam di Jakarta

Taman Lapangan Banteng

Sudah pernah bersantai sore di Taman Lapangan Banteng? Coba ke sana saat malam hari karena ada atraksi air mancur menari. Sekitar pukul 18.30, air mancur akan menyala diiringi oleh alunan lagu dan permainan lampu.

Selain alunan lagu nasional seperti Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki serta bunyi instrumen angklung, pertunjukan air mancur menari juga dilengkapi dengan permainan hologram yang keren. Tampak sosok hologram pesilat, Monumen Pembebasan Irian Barat, Monas, Garuda, hingga lambang dari tiap sila secara bergantian.

Monas

Selain di Taman Lapangan Banteng, pertunjukan air mancur juga bisa disaksikan di di kawasan Monumen Nasional (Monas). Air mancur Pesona Monas tak kalah cantik karena dilengkapi dengan lampu warna-warni serta iringan musik yang ditampilkan dalam waktu 30 menit. Adapun jam operasional air mancur berlangsung setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 19.30 dan 20.30 WIB.

Seru bukan wisata malam di Jakarta? Yuk, habiskan akhir pekan nanti ke tiga tempat berikut. Pada 22 Juni besok, traveler juga bisa menyaksikan kemeriahan acara HUT ke-492 Kota Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai pukul 17.00 WIB.

Di antara destinasi diatas manakah yang ingin kamu kunjungi terlebih dahulu?

Beberapa Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Hits

Beberapa Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Hits

Fkossmpkotajakarta.web.id – Kota Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia mungkin identik dengan pusat bisnis dan pusat pemerintahan. Jakarta sebagai kota metropolitan memang didominasi oleh hutan beton, seperti gedung-gedung pencakar langit yang berbaris rapat. Namun bukan berarti Jakarta adalah tempat yang tidak layak untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata. Justru, banyak sekali tempat wisata di Jakarta yang bisa jadi pilihan liburan.

Di balik tingginya gedung pencakar langit dan gemerlap kotanya, ternyata Jakarta menyimpan banyak keindahan destinasi wisata. Tempat wisata di Jakarta bahkan cukup beragam. Tempat wisata bertema keluarga, ramah anak, taman hiburan, taman kota, wisata malam, wisata kuliner, wisata pendidikan, wisata budaya, hingga wisata alam, semua ada di Jakarta.

Berikut ini tempat wisata alam di Jakarta yang bisa kamu kunjungi untuk liburan singkat sekaligus refresh pikiran.

1. Kepulauan Seribu

Bicara soal tempat wisata alam di Jakarta, Kepulauan Seribu tentu tak boleh dilewatkan. Kepulauan ini adalah destinasi wisata bahari terbaik di Jakarta. Dari sebelas pulau kecil yang ada dalam gugus kepulauan ini, banyak di antaranya yang menjadi pulau wisata. Kamu bisa berwisata bahari di Pulau Bidadari dan Pulau Putri. Juga bisa mengunjungi Pulau Tidung, Pulau Pramuka, atau Pulau Untung Jawa. Di tempat wisata satu ini kamu bisa berwisata sambil merefresh pikiran.

Baca Juga : Beberapa Rute Bus Wisata Jakarta yang Ajak Berkeliling Menikmati Ibukota

2. Taman Wisata Alam Mangrove

Ingin main-main ke hutan Mangrove? Kamu bisa berkunjung ke Penjaringan, Jakarta Utara. Di sana ada Taman Wisata Alam Angke Kapuk yang populer sebagai spot foto yang instagramable. Jika bosan berjalan kaki, kamu bisa menyusuri mangrove dengan wahana wisata air. Hutan bakau yang berlokasi di Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dengan luas 99,82 hektare ini selalu ramai dikunjungi saat musim liburan.

3. Taman Situ Lembang

Taman Situ Lembang merupakan salah satu taman tertua di Jakarta dan memiliki danau kecil yang airnya berasal dari sumber air alam. Tempat wisata ini ada di Jalan Lembang Terusan D-59, Menteng, Jakarta Pusat. Danau alami ini berada di kawasan yang cukup tersembunyi dan jauh dari jalan raya, suasananya sangat syahdu dan cocok untuk istirahat dari padatnya aktivitas harian. Di taman ini terdapat fasilitas arena pemancingan, trek lari, dan arena permainan anak.

4. Hutan Kota Srengseng

Jakarta Barat punya hutan kota yang terhampar seluas 15 hektar. Hutan Kota Srengseng namanya. Tak hanya dipenuhi ribuan pohon yang menjulang tinggi, hutan ini juga punya danau buatan yang cukup luas. Jika kamu tak punya banyak waktu untuk berlibur ke luar kota, Hutan Kota Srengseng bisa menjadi alternatif untuk liburan singkat. Meskipun datang di siang hari, kamu tidak akan merasa gerah karena keseluruhan kawasan di hutan ini sangat rindang dan sejuk. Terdapat sekitar 4.800 pohon dengan 63 varietas berbeda, di hutan buatan yang sudah ada sejak 1995. Hawanya yang sejuk membuat betah berlama-lama.

5. Taman Cattleya

Taman Cattleya merupakan “surga alami” yang berada tak jauh dari Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Berada persis di pusat hiruk pikuk kawasan Slipi, taman yang luasnya mencapai 3 hektar ini menawarkan kesegaran dengan banyak pepohonan rindang dan beragam fasilitas. Di sini, kamu bisa berlari santai, bermain sepeda, atau sekadar menikmati suasana. Pada bagian tengah taman, ada pula danau seperti di Hutan Kota Srengseng. Tak hanya itu, Taman Cattleya juga menyediakan area khusus untuk berolahraga dengan beragam alat pendukung.

6. Setu Babakan

Tempat wisata di Jakarta lainnya yang bisa kamu tuju ketika ingin ‘kabur’ sejenak dari suasana ibu kota yang sibuk adalah Setu Babakan. Di sini kamu bisa merasakan kesegaran alam dengan menaiki perahu angsa berkeliling danau. Objek wisata satu ini memiliki luas yang mencapai 30 hektar dengan pepohonan rindang yang mengelilingi sisi danau. Sambil menikmati alam, pastikan kamu juga mencicipi beragam kuliner khas Betawi di sini.

Beberapa Tempat Wisata di Jakarta yang Pernah Hits Yang Kini Tutup dan Sepi

Beberapa Tempat Wisata di Jakarta yang Pernah Hits Yang Kini Tutup dan Sepi

Fkossmpkotajakarta.web.id – Sadar atau tidak, sebagai ibukota negara Jakarta punya banyak tempat wisata yang menarik. Sadar atau tidak untuk masyarakat yang tinggal di Jakarta sebenarnya kota yang tak terlalu besar ini memiliki banyak sekali destinasi wisata yang patut untuk dieksplorasi.

Meskipun tidak terlalu hits dibandingkan Bali yang menjadi destinasi wisata dunia, tapi Jakarta saat ini telah cukup banyak berbenah untuk mengembangkan sektor wisata. Misalnya dengan membuat Kepulauan Seribu sebagai salah satu Bali baru di Indonesia.

Selain itu ada sejumlah tempat wisata menarik di pusat maupun di pinggiran kota Jakarta. Ada yang ramai pengunjung tapi ada juga yang sepi peminat. Ada yang mampu bertahan lama tapi ada juga yang sudah tutup karena sepi pengunjung.

Penyebabnya tentu beragam. Ada yang kalah dengan perkembangan teknologi dan tren, Ada yang karena tergerus jaman atau kurang bisa beradaptasi dengan kemajuan jaman.

Dilansir dari beragam sumber, ada enam tempat wisata di Jakarta yang pernah hits dan selalu ramai pengunjung, tapi kini sudah sepi dan bahkan ada yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi.

Pasar Seni Ancol

Di era 80-an dan 90-an, Pasar Seni yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol (sekarang disebut Ancol Taman Impian), termasuk tempat wisata yang ramai pengunjung. Banyak karya para seniman Indonesia baik berupa lukisan, kerajinan tangan maupun seni lainnya, punya banyak peminat dan pembeli.

Selain itu ada panggung khusus yang menampilkan para penyanyi, pemusik maupun hiburan lainnya seperti melawak. Jauh sebelum ada Stand Up Comedy, dulu di Pasar Seni ada panggung lawak yang diisi beberapa pelawak top Indonesia.

Grup lawak legendaris Bagito bahkan pernah beberapa kali tampil serta beberapa pelawak yang pernah tergabung dalam grup Srimulat. Namun saat ini situasinya sudah jauh berubah. Meski hampir sebagian kios kios galeri lukis dan patung masih ada yang buka, tapi bisa dibilang sepi pengunjung apalagi pembeli.

Saat ini mereka lebih sering memanfaatkan teknologi seperti media sosial (medsos) atau relasi untuk menjual karya mereka. Para pengunjung Ancol di Jakarta Utara ini sepertinya lebih memilih pergi ke wahana permainan atau bermain di pantai.

Baca Juga : Tempat Paling Hits di Kawasan Kota Tua Jakarta

Parkir Timur Senayan

Label tempat tongkrongan anak muda kelas atas memang tak bisa lepas untuk kawasan yang dikenal dengan Parkir Timur (Parkit) Senayan. Meski tak memiliki fasilitas hiburan, kawasan yang berupa jalanan yang luas ini sering dimanfaatkan sebagai arena balapan terutama di malam hari.

Selain itu berbagai kelompok maupun komunitas penggemar mobil modifikasi juga banyak berkumpul di kawasan ini. Di pagi sampai sore hari, Parkir Timur biasanya digunakan untuk tempat belajar mengemudi mobil.

Di malam harinya, kawasan tersebut berubah total menjadi lebih ramai dan berwarna serta penuh mobil, terutama di akhir pekan. Terletak tak jauh dari kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Parkir Timur di era 80-an sampai 90-an jadi tempat nongkrong anak muda yang sangat hits.

Tak terhitung banyak acara yang ditujukan untuk muda, mulai dari otomotif sampai musik, digelar di tempat yang sangat luas tersebut. Kawasan ini juga pernah beberapa kali dipakai untuk tempat syuting iklan maupun film layar lebar.

Saat ini Parkir Timur dikembalikan fungsinya sebagai kawasan perparkiran GBK dan lahan penghijauan. Walaupun begitu tempat ini tak lagi jadi hits di kalangan remaja dan hanya ramai saat ada acara tertentu saja.

Teater Mobil Ancol

Kawasan Ancol, Jakarta Utara memang identik dengan kawasan wisata. Warga Jakarta boleh bangga. Karena dulu di Ancol pernah ada drive-in cinema alias teater mobil di kawasan Ancol.

Lokasinya di seberang Taman Impian Jaya Ancol. Teater Mobil adalaha bioskop yang memutar film layar lebar seperti bioskop pada umunya, tapi penontonnya berada di dalam mobil mereka masing-masing yang diparkir dengan rapi. Drive-in Theatre yang didirikan pada 1970 ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Teater ini dibangun di lahan seluas 5 hektar dan di tengahnya berdiri tegak layar raksasa berukuran 19 x 40 meter. Sesuai namanya, kalau mau nonton di sini, kita harus pakai mobil.

Teater Mobil Ancol masih eksis sampai sekitar 1990-an dan setelah itu tidak beroperasi lagi. Kini, kawasan tersebut sudah berubah fungsi menjadi Stasiun Gondola atau kereta gantung dan lahan parkir. Namun sampai saat ini tulisan ‘Teater Mobil’ masih tetap ada.

Taman Hiburan Rakyat Lokasari

Di tahun 1970-an, Jakarta Barat punya kawasan budaya dan hiburan yaitu Prinsen Park dan Tangkiwood. Setelah pamornya sudah memudar, dua tempat tersebut diremajakan oleh Pemprov DKI pada 1985. Prinsen Park pun berganti nama menjadi Tempat Hiburan Rakyat (THR) Lokasari.

Saat itu Lokasari menjadi gedung bioskop—Merpati, Tamansari, Mangga Besar, dan Rukiah—lapangan basket, kolam renang, berbagai kios cendera mata, sekolah dansa, bar, dan restoran Happy World.

Lalu ada sejumlah restoran yang menyajikan menu makanan ekstrem seperti ular, monyet, tenggiling, buaya, dan biawak. Memasuki era 90-an, Lokasari berubah menjadi kawasan tempat hiburan malam dan restoran yang kembali nyaris tak pernah tidur.

Namun setelah berganti nama menjadi Plaza Lokasari, tempat rekreasi itu kini semata-mata menjadi pasar atau pusat perbelanjaan. Bahkan kemudian lebih identik dengan kawasan hiburan malam. Kenangan akan taman budaya dan kawasan wisata pun sudah sirna.

Kafe Tenda Semanggi

Nama Kafe Tenda Semanggi (KTS) sangat terkenal pada akhir dekade 1990-an. Konsep warung dengan nuansa kaki lima tapi tertata dengan rapi merupakan aplikasi dari tren berdirinya warung tenda kekinian. Tren tersebut menjadi cikal bakal menjamurnya banyak warung tenda yang dikelola anak muda.

Selain itu sejumlah artis juga ada yang mendirikan warung tenda sebagai usaha sampingan. Melihat peluang tersebut, pengelola kawasan Sudirman akhirnya mendirikan KTS. Mereka menghadirkan konsep kenyamanan bagi pengunjung yang di dominasi anak muda dan sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Jakarta.

Hampir semua warung tenda di KTS menawarkan menu dengan harga terjangkau. Selain itu sejumlah acara hiburan juga sering digelar dan nyaris selalu ramai pengunjung. Salah satunya adalah berdirinya Comedy Café yang kemudian memunculkan sejumlah pelawak muda berbakat.

Namun seiring dengan hilangnya tren warung tenda, KTS yang saat itu sudah berjalan sekitar 10 tahun harus tutup dan berganti dengan bangunan tinggi serta perkantoran seperti SCBD. Beberapa tempat masih menyajikan kuliner dengan konsep resto dan kafe, tapi sudah tidak seramai dulu lagi.

Taman Ria Senayan

Di tahun 70-an dan 80-an, Taman Ria Senayan adalah salah satu tujuan wisata dan hiburan warga Jakarta. Berbagai fasilitas hiburan terbilang lengkap di tempat ini, Pengunjung juga bisa bersantai di tepi danau yang memiliki luas empat hektar yang memberi suasana ketenangan alami di tengah bisingnya kota Jakarta.

Awalnya bernama Taman Ria Remaja lalu berubah menjad Taman Ria Senayan, lokasinya yang mudah di jangkau dan berada di pusat kota, tepatnya di sebelah gedung DPR/MPR dan kantor pusat TVRI. Yang mungkin paling diingat adalah Kincir Ria atau wahana berbentuk roda besar yang berputar sehingga bisa melihat keindahan kelap-kelip lampu Ibu Kota dari lokasi yang tinggi.

Saat waktu libur sekolah, Taman Ria pun semakin ramai didatangi. Di tahun 80-an dan awal 90-an, grup lawak legendaris Srimulat sempat menjadikan Taman Ria Senayan sebagai tempat mereka manggung tiap akhir pekan.

Memasuki era 90-an, beberapa tempat hiburan memang sudah berdiri, antaranya Dunia Fantasi (Dufan) di kawasan Ancol. Buat mereka yang merasa Ancol terlalu jauh, bisa datang ke Taman Ria, Saat itu renovasi sudah dilakukan dengan dibuatnya berbagai wahana permainan yang tak jauh beda dengan di Dufan.

Harga tiket di Taman Ria pun jauh lebih murah. Namun memasuki awal 2000-an, Taman Ria Senayan yang berganti pengelola mulai ditinggalkan pengunjung. Satu persatu tempat hiburan, wahana permainan sampai kafe dan bar mulai berguguran dan akhirnya ditutup.

Pada 2010 kawasan yang memiliki luas sekira 10 hektar itu dibongkar dan langsung rata dengan tanah. Hanya ada satu bangunan yang tersisa di tempat itu sampai kini yaitu kawasan Restoran Pulau Dua. Berbagai rencana pembangunan seperti membuat pusat perbelanjaan, tak kunjung terlaksana.

Sampai sekarang kawasan Taman Ria Senayan masih dalam tahap pembangunan namun belum diketahui dengan pasti apakah akan kembali dibuat tempat hiburan atau yang lainnya. Yang pasti, banyak masyarakrat Jakarta yang masih mengenang Taman Ria Senayan sebagai salah satu tempat wisata favorit mereka.