Destinasi Wisata Alam Di Jakarta Yang Anda Kunjungi

Destinasi Wisata Alam Di Jakarta Yang Anda Kunjungi

Fkossmpkotajakarta.web.id – Kota Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia dan selama ini dikenal sebagai kota metropolitan. Bagaikan hutan beton, Jakarta dipenuhi dengan berbagai bangunan tinggi gedung-gedung perkantoran, hotel, dan apartemen. Penduduk Jakarta pun sangat padat, dan banyaknya kendaraan juga membuat kemacetan di Jakarta sangat parah. Kedengarannya Jakarta merupakan kota yang ruwet dan sangat tidak menyenangkan banget ya? Tapi siapa sangka, ternyata Jakarta masih memiliki tempat wisata alam yang asri dan adem. Penasaran kan? Kebetulan pada artikel kali ini kami akan membahas sedikit mengenai beberapa destinasi wisata alam di Jakarta yang harus anda kunjungi :

1. Kawasan Ekowisata Mangrove PIK
Kawasan ini terletak di Jakarta Utara, tepatnya di Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Di tempat seluas 99 hektar ini, kamu bisa melihat asrinya hutan mangrove. Udaranya sangat sejuk dan suasananya pun begitu tenang, rasanya seolah tidak sedang berada di Jakarta deh.

Di tempat ini kamu bisa menyusuri kawasan mangrove dengan kano, perahu motor, maupun kapal tradisional.

2. Taman Hutan Kota Tebet
Tempat ini juga dikenal sebagai Taman Honda karena pembangunan taman ini merupakan kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan PT. Honda Prospect Motor. Kawasan ini terletak di antara jalan Tebet Barat Raya dan jalan Tebet Timur Raya Kecamatan Tebet, Kotamadya Jakarta Selatan.

Taman seluas 1.800 meter persegi ini diresmikan pada tahun 2010. Pada awalnya taman ini dibangun pada tahun 1960. Namun sempat terbengkalai tahun 1970 hingga tahun 2006 sehingga dijadikan kawasan pemukiman liar. Sekarang taman ini bisa dikunjungi oleh semua warga Jakarta dan sudah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas seperti arena bermain untuk anak dan tempat berolahraga.

3. Taman Spathodea
Taman ini adalah taman wisata yang dibuka untuk umum dan terletak di Jalan Kebagusan Raya, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Biasanya ramai dikunjungi oleh warga Jakarta di sore hari ataupun pada hari Sabtu dan Minggu.

Di taman ini banyak ditanami berbagai jenis pohon dan bunga-bunga cantik, sehingga adem dan nyaman. Di tengah-tengah taman ada danau buatan kecil yang sering dijadikan spot foto. Taman ini juga sudah dilengkapi berbagai fasilitas umum untuk menambah kenyamanan para pengunjung.

Baca Juga : Rekomendasi Wisata Kuliner Dijakarta Terfavorit

4. Setu Babakan
Terletak di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tempat ini merupakan pusat perkampungan Budaya Betawi. Didirikan pada pada tanggal 18 Agustus 2000, Setu Babakan merupakan danau buatan di kawasan seluas 30 hektar dengan kedalaman 1-5 meter yang airnya berasal dari Sungai Ciliwung.

Taman di sekitar Setu Babakan banyak ditanami berbagai macam pohon buah-buahan. Di tempat ini juga bisa ditemukan banyak kuliner khas Betawi seperti Kerak Telor, Rujak Bebek, Soto Betawi, Bir Pletok, Nasi Uduk, dan lain sebagainya.

Selain sebagai tempat rekreasi, Setu Babakan juga digunakan sebagai tempat penampung resapan air di Jakarta Selatan.

5. Kepulauan Seribu
Kalau keempat destinasi wisata di atas berlokasi di tengah-tengah Jakarta, destinasi wisata yang satu ini agak sedikit jauh dari Jakarta.

Terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu sudah sangat terkenal dan banyak dikunjungi oleh warga Jakarta. Di tempat ini para wisatawan bisa bermain-main di pantai, melakukan snorkeling, hingga menjelajahi benteng tua peninggalan Belanda di Pulau Onrust.

Tempat Wisata Terbaru dan Terunik di Jakarta

Tempat Wisata Terbaru dan Terunik di Jakarta

Fkossmpkotajakarta.web.id – Jakarta terus berupaya memberikan wajah baru, supaya wisatawan tak akan pernah bosan datang. Pilihan destinasi wisatanya juga banyak yang terbaru, kian beragam dan unik. Nah kalau kamu jenuh dengan banyak destinasi wisata di Jakarta yang itu-itu saja.

Berikut ini akan kami berikan kepada anda beberapa rekomendasi daftar tempat Wisata di Jakarta yang terbaru 2019 yang hits, paling unik dan tentunya kekinian, instagramable banget buat kamu kunjungi. Berikut dibawah ini langsung saja kita bahas mengenai tempat wisata terbaru dan terunik di Jakarta yang harus kalian kunjungi :

1. Kali Besar Kota Tua
Kawasan Kota Tua sukses terlihat lebih indah dan kece setelah mengalami revitalisasi. Perubahan paling terasa adalah kondisi Kali Besar yang tampak sangat cantik.

Hasilnya, para wisatawan, sudah bisa mengakses Taman Fatahillah dari jalur Kali Besar. Sejak April lalu, sudah ada pengaturan jalur pintu masuk dan keluar.

Berikut di antaranya:

Alur pintu masuk Taman Fatahillah:
1. Lorong Pecinan, arah dari Jalan Pintu Besar atau Museum Bank Indonesia.
2. Lorong Batavia, arah dari Gedung Jasindo atau parkiran Cengkeh.
3. Lorong Pekojan, arah dari Kali Besar Timur.

Alur pintu keluar Taman Fatahillah:
1. Lorong Fatahillah, arah ke Stasiun Jakarta Kota atau Jalan Lada.
2. Lorong Jayakarta, arah ke Kalibesar atau Bank Mega.
3. Lorong Kota Intan, arah ke Aroma Nusantara atau Jembatan Kota Intan.
4. Lorong Sunda Kelapa, arah ke imigrasi atau Jalan Kunir.

Lokasi: Kota Tua, Jalan Kali Besar Timur Nomor 21, Jakarta Barat
Jam Buka : 24 Jam

2. TeamLab Future Park Jakarta
TeamLab Future Park sedang digandrungi wisatawan, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Tempat yang baru buka Juni lalu ini menawarkan pengalaman galeri seni yang futuristik.

Di dalamnya terdapat museum modern, galeri seni, dan beragam instalasi cantik. Kamu bisa melukis dan memunculkannya dalam bentuk digital. Keren banget, kan?

Seni dengan kualitas internasional ini punya beberapa zona, yakni Graffiti Nature: Lost, Immersed and Reborn, Sliding through the Fruit Field, Sketch Aquarium, Light Ball Orchestra, dan Animals of Flowers, Symbiotic Lives.

Kamu akan diberikan waktu selama 90 menit untuk mengeksplorasi semua zona tersebut. Harganya dipatok Rp200 ribu (weekdays) dan Rp250 ribu (weekend).

Lokasi: Gandaria City Lantai 2, Jalan Sultan Iskandar Muda, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan
Jam buka: setiap hari (hanya sampai 20 Desember 2019) pukul 10.00-22.00

3. Jembatan penyebrangan orang (JPO)
Selain kawasan Kota Tua, beberapa jembatan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, juga direvitalisasi. Tampilan JPO di Dukuh Atas, Polda Metro Jaya, Gelora Bung Karno (GBK), dan Bundaran Senayan jadi tampak Instagramable.

Gak heran kalau akhirnya banyak orang yang sengaja datang ke sini untuk sekadar foto-foto. Pagi hari menjadi waktu terbaik untuk mengabadikan momen di sini. Suasananya tidak terlalu ramai.

Di samping itu, fasilitas JPO juga semakin nyaman untuk pejalan kaki. JPO tersebut sudah terhubung langsung dengan Bus TransJakarta. Kondisinya bersih dan terawat, ada lift dan CCTV-nya pula.

Lokasi: sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan
Jam buka: 24 jam

4. Terowongan Jalan Kendal
Kehadiran MRT membuat beberapa lokasi di sekitar stasiun dipercantik. Salah satunya terowongan Jalan Kendal yang berada di samping Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat.

Suasana jalanannya tampak artistik dengan adanya cahaya dan lukisan warna-warni. Asyiknya di sini, sudah tidak ada lagi kendaraan yang boleh lewat. Benar-benar steril sebagai area pedestrian.

Lokasi: Jalan Kendal, samping Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat
Jam buka: 24 jam

5. Hutan Kota GBK
Jakarta semakin nyaman dan asri dengan kehadiran Hutan Kota di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan. Luasnya sekitar empat hektare, dulunya tempat ini merupakan lahan lapangan golf driving range.

Sebagai ruang publik untuk berolahraga, terdapat pula beberapa fasilitas penunjang. Misalnya pos keamanan, kolam trembesi, toilet, ruang ganti, amphiteater utama, taman, plaza utama, dan sebagainya.

Sayangnya, untuk saat ini, kamu harus sedikit bersabar mengenai kondisi Hutan Kota di GBK. Sebab, ada renovasi yang ditargetkan rampung pada Desember 2019.

Lokasi: Gelora Bung Karno, Tanah Abang, Jakarta Pusat
Jam buka: setiap hari, 06.00-22.00

Baca Juga : Wisata Gratis yang Bisa Anda Kunjungi di Jakarta

6. Taman Bunga Matahari
Siapa sangka di antara padatnya bangunan Ibu Kota, Jakarta punya taman bunga yang cantik? Di atas tanah seluas 1,65 meter di Cakung, Jakarta Timur, kamu bisa menemukan ratusan bunga matahari yang mekar cantik.

Dulunya, tempat ini merupakan pembuangan sampah bagi warga sekitar Banjir Kanal Timur (BKT). Kemudian, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umun (PPSU) mulai merombaknya supaya terlihat lebih indah dipandang.

Selain bunga matahari, ada beberapa tanaman lainnya di sini. Misalnya pohon singkong, pepaya, pisang, kenikir, rosela, dan sebagainya. Boleh foto-foto, tapi ingat, jangan sampai merusaknya ya!

Lokasi: Kawasan Banjir Kanal Timur, Cakung, Jakarta Timur
Jam buka: 24 jam

7. Berlayar dengan kapal pinisi De Sartika
Kamu bisa merasakan pengalaman naik kapal pinisi pertama di Jakarta. De Sartika dibawa langsung dari tempat asalnya, Makassar. Kapal buatan Suku Bugis ini terbuat dari kayu ulin dan jati.

Kapasitas De Sartika bisa muat hingga 150 orang. Ada empat area di dalamnya, lantai terbawah digunakan untuk tempat tidur awak kapal. Lantai satu berfungsi sebagai tempat operasional kapal, seperti melepas jangkar, pengoperasian mesin, dan membentangkan layar.

Lantai dua terdiri dari ruang kemudi. Kamu bisa berkunjung ke ruang kapten ini untuk berbincang atau sekadar foto-foto. Bagian teratas di lantai empat menjadi spot paling favorit. Di sana, kamu bisa melihat pemandangan selama perjalanan sambil bersantai.

Bagi kamu yang tertarik naik kapal pinisi, bisa datang terlebih dulu ke dermaga Baywalk Mall, Pluit, Jakarta Utara. Kamu akan naik kapal kecil untuk diantar ke De Sartika. Harganya sekitar Rp749 ribu untuk paket sunset point.

Lokasi: Baywalk Mall Pluit, Jalan Pluit Karang Ayu 1, Jakarta Utara
Jam buka: berangkat setiap hari pukul 14.30

Wisata Gratis yang Bisa Anda Kunjungi di Jakarta

Wisata Gratis yang Bisa Anda Kunjungi di Jakarta

Fkossmpkotajakarta.web.id – Kota Jakarta selalu menjadi kota yang paling populer setelah Bali. Enggak heran kalau ada banyak orang asing yang datang ke Jakarta entah untuk bekerja, sekolah, atau mungkin hanya akan berkunjung sebagai turis. Sebagai ibukota, tidak bisa dipungkiri jika biaya hidup di Jakarta jauh lebih mahal dibandingkan kota lain di Indonesia, termasuk dalam urusan tempat wisata jakarta. Tapi Jakarta juga memiliki beberapa tempat wisata yang murah bahkan gratis. Berikut ini langsung saja kita bahas mengenai wisata gratis dijakarta yang harus anda kunjungi :

1. Belajar sejarah di Kota Tua
Batavia atau yang sekarang dikenal sebagai Jakarta, sejak dulu memang sudah menjadi pusat pemerintahan di zaman penjajahan Belanda. Meski saat ini Jakarta sudah sangat maju, tapi kamu masih bisa menemukan sisa peninggalan Belanda.

Terletak di kawasan Jakarta Utara, kompleks Kota Tua, kamu bisa menemukan bangunan dengan arsitektur Belanda. Kebanyakan bangunan di sini adalah museum mulai dari Museum Fatahillah, Museum Bank Indonesia, Museum Wayang, dan masih banyak bangunan bersejarah lain yang menarik untuk dikunjungi.

Asiknya, masuk ke kompleks Kota Tua juga gratis dan ada juga beberapa museum yang tidak menerapkan tiket alias gratis.

2. Jalan-jalan di Taman Suropati
Kata siapa Jakarta enggak punya taman asik? Kalau kamu jalan-jalan ke Jakarta dan ingin main ke taman, datang aja ke Taman Suropati yang ada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Di Taman ini kamu bisa merasakan suasana sejuk dan nyaman dikelilingi pohon-pohon rindang dan tanaman hijau.

Ada banyak burung merpati yang juga tinggal di sini. Dan agar tidak bosan, kamu bisa mendengarkan atau bahkan bergabung dengan komunitas musik lokal yang sering berlatih atau menggelar pertunjukannya di sini.

3. Menonton pertunjukan seni jalanan di Kalijodo
Kalijodo dulu mungkin dikenal sebagai sarangnya prostitusi dan perjudian. Tapi, Kalijodo yang sekarang bukanlah Kalijodo yang dulu. Kini Kalijodo merupakan taman kota yang asik untuk dikunjungi.

Tidak ada lagi rumah-rumah liar, yang ada adalah deretan mural, taman bermain ramah anak, sampai skate park yang jadi tempat nongkrong anak muda. Dan karena Taman Kalijodo adalah taman kota, otomatis biaya masuknya juga gratis.

4. Berkunjung ke Galeri Nasional Indonesia
Kalau kamu adalah penggemar seni terutama lukisan, Galeri Nasional Indonesia bisa jadi tempat yang cocok untuk kamu kunjungi. Galeri Nasional Indonesia menyimpan 1.700 karya seni termasuk lukisan-lukisan dari pelukis Indonesia yang legendaris seperti Raden Saleh dan Affandi.

Fasilitas di sini juga lengkap mulai dari ruang pameran, perpustakaan, sampai laboratorium pun ada. Tenang, untuk bisa masuk ke sini kamu enggak akan dikenai tiket masuk, kecuali kalau kamu membawa kendaraan maka kamu akan dikenakan biaya parkir.

5. Berkeliling di Masjid Istiqlal
Selain jalan-jalan keliling mall, enggak ada salahnya sesekali kamu berkunjung ke Masjid Istiqlal yang berada di kawasan Jakarta Pusat. Tidak tanggung-tanggung, masjid ini merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara dan mampu menampung jemaah sebanyak 200.000 orang.

Kalau kamu sedang ada di Jakarta, kamu bisa berkunjung ke sini. Bukan hanya untuk ibadah tapi juga berkeliling masjid gratis. Meski begitu ada beberapa syarat yang wajib kamu penuhi, pertama menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup.

Kedua, jaga selalu kebersihan dan pastikan kamu tidak membuat keributan yang dapat mengganggu jamaah masjid yang sedang beribadah.

Baca Juga : Pembahasan Mengenai Kopi Es Tak Kie

6. Olahraga pagi di Car Free Day Jakarta
Jakarta memang sarat akan kemacetan terutama di hari kerja. Tapi beda kisah kalau itu hari minggu pagi. Di Jakarta, setiap hari minggu pagi dari jam 06.00 sampai 10.00 kamu enggak akan menemukan kendaraan apalagi kemacetan.

Sebagai gantinya, jalan raya seperti Jalan Sudirman sampai MH Thamrin justru dipenuhi oleh pejalan kaki atau pengguna sepeda baik mereka yang ingin olahraga atau kulineran pagi-pagi. Kalau kamu sedang berlibur ke Jakarta, enggak ada salahnya untuk bangun subuh di hari minggu dan menghabiskan suasana pagi di Car Free Day Jakarta.

7. Jalan-jalan dan belanja di Little India
Jalan-jalan ke pasar selalu menyenangkan, bahkan jika kamu tidak memiliki cukup uang untuk berbelanja banyak barang. Di wisata Jakarta terbaru, ada satu pasar yang menarik yaitu Pasar Baru atau dikenal juga dengan sebutan Little India.

Disebut Little India karena di sini mayoritas perdagangan adalah orang India atau mereka yang keturunan India. Di sini kamu bisa menemukan semua hal yang berbau India mulai dari toko yang menjual kain sari, restoran, bahkan minimarket yang khusus menjual bahan untuk membuat makanan khas India.

Tempat Instagramable untuk Wisata Malam di Jakarta

Tempat Instagramable untuk Wisata Malam di Jakarta

Fkossmpkotajakarta.web.id – Walaupun Jakarta dikenal dengan kota yang padat penduduknya, kota ini juga menyimpan keindahan pariwisata. Selain wisata museum, traveler bisa mendapatkan wisata malam yang indah tanpa harus merogoh kocek. Cocok buat traveler yang gemar selfie atau mengabadikan keindahan malam.

Berikut rekomendasi tempat instagramable wisata malam Jakarta.

Terowongan Kendal

Terowongan yang baru dibuka Maret lalu ini sebenarnya bagian dari penataan kawasan Dukuh Atas yang berorientasi sebagai kawasan transit. Namun desainnya yang artistik dengan lampu yang berubah-ubah warnanya membuat Terowongan Kendal menjadi destinasi wisata bagi warga Jakarta.

Warna-warni lampu di Terowongan Kendal kerap menjadi latar foto para warga Jakarta. Apalagi pada 22 Juni nanti, Terowongan Kendal akan dihias oleh mural karya seniman Ibu Kota dalam rangka memeriahkan HUT ke-492 Kota Jakarta.

Baca Juga : Rekomendasi Tempat Wisata Malam di Jakarta

Taman Lapangan Banteng

Sudah pernah bersantai sore di Taman Lapangan Banteng? Coba ke sana saat malam hari karena ada atraksi air mancur menari. Sekitar pukul 18.30, air mancur akan menyala diiringi oleh alunan lagu dan permainan lampu.

Selain alunan lagu nasional seperti Indonesia Pusaka karya Ismail Marzuki serta bunyi instrumen angklung, pertunjukan air mancur menari juga dilengkapi dengan permainan hologram yang keren. Tampak sosok hologram pesilat, Monumen Pembebasan Irian Barat, Monas, Garuda, hingga lambang dari tiap sila secara bergantian.

Monas

Selain di Taman Lapangan Banteng, pertunjukan air mancur juga bisa disaksikan di di kawasan Monumen Nasional (Monas). Air mancur Pesona Monas tak kalah cantik karena dilengkapi dengan lampu warna-warni serta iringan musik yang ditampilkan dalam waktu 30 menit. Adapun jam operasional air mancur berlangsung setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 19.30 dan 20.30 WIB.

Seru bukan wisata malam di Jakarta? Yuk, habiskan akhir pekan nanti ke tiga tempat berikut. Pada 22 Juni besok, traveler juga bisa menyaksikan kemeriahan acara HUT ke-492 Kota Jakarta di Bundaran Hotel Indonesia (HI) mulai pukul 17.00 WIB.

Di antara destinasi diatas manakah yang ingin kamu kunjungi terlebih dahulu?

Beberapa Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Hits

Beberapa Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Hits

Fkossmpkotajakarta.web.id – Kota Jakarta merupakan ibukota dari Indonesia mungkin identik dengan pusat bisnis dan pusat pemerintahan. Jakarta sebagai kota metropolitan memang didominasi oleh hutan beton, seperti gedung-gedung pencakar langit yang berbaris rapat. Namun bukan berarti Jakarta adalah tempat yang tidak layak untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata. Justru, banyak sekali tempat wisata di Jakarta yang bisa jadi pilihan liburan.

Di balik tingginya gedung pencakar langit dan gemerlap kotanya, ternyata Jakarta menyimpan banyak keindahan destinasi wisata. Tempat wisata di Jakarta bahkan cukup beragam. Tempat wisata bertema keluarga, ramah anak, taman hiburan, taman kota, wisata malam, wisata kuliner, wisata pendidikan, wisata budaya, hingga wisata alam, semua ada di Jakarta.

Berikut ini tempat wisata alam di Jakarta yang bisa kamu kunjungi untuk liburan singkat sekaligus refresh pikiran.

1. Kepulauan Seribu

Bicara soal tempat wisata alam di Jakarta, Kepulauan Seribu tentu tak boleh dilewatkan. Kepulauan ini adalah destinasi wisata bahari terbaik di Jakarta. Dari sebelas pulau kecil yang ada dalam gugus kepulauan ini, banyak di antaranya yang menjadi pulau wisata. Kamu bisa berwisata bahari di Pulau Bidadari dan Pulau Putri. Juga bisa mengunjungi Pulau Tidung, Pulau Pramuka, atau Pulau Untung Jawa. Di tempat wisata satu ini kamu bisa berwisata sambil merefresh pikiran.

Baca Juga : Beberapa Rute Bus Wisata Jakarta yang Ajak Berkeliling Menikmati Ibukota

2. Taman Wisata Alam Mangrove

Ingin main-main ke hutan Mangrove? Kamu bisa berkunjung ke Penjaringan, Jakarta Utara. Di sana ada Taman Wisata Alam Angke Kapuk yang populer sebagai spot foto yang instagramable. Jika bosan berjalan kaki, kamu bisa menyusuri mangrove dengan wahana wisata air. Hutan bakau yang berlokasi di Kapuk Muara, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, dengan luas 99,82 hektare ini selalu ramai dikunjungi saat musim liburan.

3. Taman Situ Lembang

Taman Situ Lembang merupakan salah satu taman tertua di Jakarta dan memiliki danau kecil yang airnya berasal dari sumber air alam. Tempat wisata ini ada di Jalan Lembang Terusan D-59, Menteng, Jakarta Pusat. Danau alami ini berada di kawasan yang cukup tersembunyi dan jauh dari jalan raya, suasananya sangat syahdu dan cocok untuk istirahat dari padatnya aktivitas harian. Di taman ini terdapat fasilitas arena pemancingan, trek lari, dan arena permainan anak.

4. Hutan Kota Srengseng

Jakarta Barat punya hutan kota yang terhampar seluas 15 hektar. Hutan Kota Srengseng namanya. Tak hanya dipenuhi ribuan pohon yang menjulang tinggi, hutan ini juga punya danau buatan yang cukup luas. Jika kamu tak punya banyak waktu untuk berlibur ke luar kota, Hutan Kota Srengseng bisa menjadi alternatif untuk liburan singkat. Meskipun datang di siang hari, kamu tidak akan merasa gerah karena keseluruhan kawasan di hutan ini sangat rindang dan sejuk. Terdapat sekitar 4.800 pohon dengan 63 varietas berbeda, di hutan buatan yang sudah ada sejak 1995. Hawanya yang sejuk membuat betah berlama-lama.

5. Taman Cattleya

Taman Cattleya merupakan “surga alami” yang berada tak jauh dari Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Berada persis di pusat hiruk pikuk kawasan Slipi, taman yang luasnya mencapai 3 hektar ini menawarkan kesegaran dengan banyak pepohonan rindang dan beragam fasilitas. Di sini, kamu bisa berlari santai, bermain sepeda, atau sekadar menikmati suasana. Pada bagian tengah taman, ada pula danau seperti di Hutan Kota Srengseng. Tak hanya itu, Taman Cattleya juga menyediakan area khusus untuk berolahraga dengan beragam alat pendukung.

6. Setu Babakan

Tempat wisata di Jakarta lainnya yang bisa kamu tuju ketika ingin ‘kabur’ sejenak dari suasana ibu kota yang sibuk adalah Setu Babakan. Di sini kamu bisa merasakan kesegaran alam dengan menaiki perahu angsa berkeliling danau. Objek wisata satu ini memiliki luas yang mencapai 30 hektar dengan pepohonan rindang yang mengelilingi sisi danau. Sambil menikmati alam, pastikan kamu juga mencicipi beragam kuliner khas Betawi di sini.

Beberapa Tempat Wisata di Jakarta yang Pernah Hits Yang Kini Tutup dan Sepi

Beberapa Tempat Wisata di Jakarta yang Pernah Hits Yang Kini Tutup dan Sepi

Fkossmpkotajakarta.web.id – Sadar atau tidak, sebagai ibukota negara Jakarta punya banyak tempat wisata yang menarik. Sadar atau tidak untuk masyarakat yang tinggal di Jakarta sebenarnya kota yang tak terlalu besar ini memiliki banyak sekali destinasi wisata yang patut untuk dieksplorasi.

Meskipun tidak terlalu hits dibandingkan Bali yang menjadi destinasi wisata dunia, tapi Jakarta saat ini telah cukup banyak berbenah untuk mengembangkan sektor wisata. Misalnya dengan membuat Kepulauan Seribu sebagai salah satu Bali baru di Indonesia.

Selain itu ada sejumlah tempat wisata menarik di pusat maupun di pinggiran kota Jakarta. Ada yang ramai pengunjung tapi ada juga yang sepi peminat. Ada yang mampu bertahan lama tapi ada juga yang sudah tutup karena sepi pengunjung.

Penyebabnya tentu beragam. Ada yang kalah dengan perkembangan teknologi dan tren, Ada yang karena tergerus jaman atau kurang bisa beradaptasi dengan kemajuan jaman.

Dilansir dari beragam sumber, ada enam tempat wisata di Jakarta yang pernah hits dan selalu ramai pengunjung, tapi kini sudah sepi dan bahkan ada yang sudah lama tutup dan tidak beroperasi lagi.

Pasar Seni Ancol

Di era 80-an dan 90-an, Pasar Seni yang berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol (sekarang disebut Ancol Taman Impian), termasuk tempat wisata yang ramai pengunjung. Banyak karya para seniman Indonesia baik berupa lukisan, kerajinan tangan maupun seni lainnya, punya banyak peminat dan pembeli.

Selain itu ada panggung khusus yang menampilkan para penyanyi, pemusik maupun hiburan lainnya seperti melawak. Jauh sebelum ada Stand Up Comedy, dulu di Pasar Seni ada panggung lawak yang diisi beberapa pelawak top Indonesia.

Grup lawak legendaris Bagito bahkan pernah beberapa kali tampil serta beberapa pelawak yang pernah tergabung dalam grup Srimulat. Namun saat ini situasinya sudah jauh berubah. Meski hampir sebagian kios kios galeri lukis dan patung masih ada yang buka, tapi bisa dibilang sepi pengunjung apalagi pembeli.

Saat ini mereka lebih sering memanfaatkan teknologi seperti media sosial (medsos) atau relasi untuk menjual karya mereka. Para pengunjung Ancol di Jakarta Utara ini sepertinya lebih memilih pergi ke wahana permainan atau bermain di pantai.

Baca Juga : Tempat Paling Hits di Kawasan Kota Tua Jakarta

Parkir Timur Senayan

Label tempat tongkrongan anak muda kelas atas memang tak bisa lepas untuk kawasan yang dikenal dengan Parkir Timur (Parkit) Senayan. Meski tak memiliki fasilitas hiburan, kawasan yang berupa jalanan yang luas ini sering dimanfaatkan sebagai arena balapan terutama di malam hari.

Selain itu berbagai kelompok maupun komunitas penggemar mobil modifikasi juga banyak berkumpul di kawasan ini. Di pagi sampai sore hari, Parkir Timur biasanya digunakan untuk tempat belajar mengemudi mobil.

Di malam harinya, kawasan tersebut berubah total menjadi lebih ramai dan berwarna serta penuh mobil, terutama di akhir pekan. Terletak tak jauh dari kawasan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Parkir Timur di era 80-an sampai 90-an jadi tempat nongkrong anak muda yang sangat hits.

Tak terhitung banyak acara yang ditujukan untuk muda, mulai dari otomotif sampai musik, digelar di tempat yang sangat luas tersebut. Kawasan ini juga pernah beberapa kali dipakai untuk tempat syuting iklan maupun film layar lebar.

Saat ini Parkir Timur dikembalikan fungsinya sebagai kawasan perparkiran GBK dan lahan penghijauan. Walaupun begitu tempat ini tak lagi jadi hits di kalangan remaja dan hanya ramai saat ada acara tertentu saja.

Teater Mobil Ancol

Kawasan Ancol, Jakarta Utara memang identik dengan kawasan wisata. Warga Jakarta boleh bangga. Karena dulu di Ancol pernah ada drive-in cinema alias teater mobil di kawasan Ancol.

Lokasinya di seberang Taman Impian Jaya Ancol. Teater Mobil adalaha bioskop yang memutar film layar lebar seperti bioskop pada umunya, tapi penontonnya berada di dalam mobil mereka masing-masing yang diparkir dengan rapi. Drive-in Theatre yang didirikan pada 1970 ini adalah yang pertama dan satu-satunya di Indonesia.

Teater ini dibangun di lahan seluas 5 hektar dan di tengahnya berdiri tegak layar raksasa berukuran 19 x 40 meter. Sesuai namanya, kalau mau nonton di sini, kita harus pakai mobil.

Teater Mobil Ancol masih eksis sampai sekitar 1990-an dan setelah itu tidak beroperasi lagi. Kini, kawasan tersebut sudah berubah fungsi menjadi Stasiun Gondola atau kereta gantung dan lahan parkir. Namun sampai saat ini tulisan ‘Teater Mobil’ masih tetap ada.

Taman Hiburan Rakyat Lokasari

Di tahun 1970-an, Jakarta Barat punya kawasan budaya dan hiburan yaitu Prinsen Park dan Tangkiwood. Setelah pamornya sudah memudar, dua tempat tersebut diremajakan oleh Pemprov DKI pada 1985. Prinsen Park pun berganti nama menjadi Tempat Hiburan Rakyat (THR) Lokasari.

Saat itu Lokasari menjadi gedung bioskop—Merpati, Tamansari, Mangga Besar, dan Rukiah—lapangan basket, kolam renang, berbagai kios cendera mata, sekolah dansa, bar, dan restoran Happy World.

Lalu ada sejumlah restoran yang menyajikan menu makanan ekstrem seperti ular, monyet, tenggiling, buaya, dan biawak. Memasuki era 90-an, Lokasari berubah menjadi kawasan tempat hiburan malam dan restoran yang kembali nyaris tak pernah tidur.

Namun setelah berganti nama menjadi Plaza Lokasari, tempat rekreasi itu kini semata-mata menjadi pasar atau pusat perbelanjaan. Bahkan kemudian lebih identik dengan kawasan hiburan malam. Kenangan akan taman budaya dan kawasan wisata pun sudah sirna.

Kafe Tenda Semanggi

Nama Kafe Tenda Semanggi (KTS) sangat terkenal pada akhir dekade 1990-an. Konsep warung dengan nuansa kaki lima tapi tertata dengan rapi merupakan aplikasi dari tren berdirinya warung tenda kekinian. Tren tersebut menjadi cikal bakal menjamurnya banyak warung tenda yang dikelola anak muda.

Selain itu sejumlah artis juga ada yang mendirikan warung tenda sebagai usaha sampingan. Melihat peluang tersebut, pengelola kawasan Sudirman akhirnya mendirikan KTS. Mereka menghadirkan konsep kenyamanan bagi pengunjung yang di dominasi anak muda dan sebagai salah satu tujuan wisata kuliner di Jakarta.

Hampir semua warung tenda di KTS menawarkan menu dengan harga terjangkau. Selain itu sejumlah acara hiburan juga sering digelar dan nyaris selalu ramai pengunjung. Salah satunya adalah berdirinya Comedy Café yang kemudian memunculkan sejumlah pelawak muda berbakat.

Namun seiring dengan hilangnya tren warung tenda, KTS yang saat itu sudah berjalan sekitar 10 tahun harus tutup dan berganti dengan bangunan tinggi serta perkantoran seperti SCBD. Beberapa tempat masih menyajikan kuliner dengan konsep resto dan kafe, tapi sudah tidak seramai dulu lagi.

Taman Ria Senayan

Di tahun 70-an dan 80-an, Taman Ria Senayan adalah salah satu tujuan wisata dan hiburan warga Jakarta. Berbagai fasilitas hiburan terbilang lengkap di tempat ini, Pengunjung juga bisa bersantai di tepi danau yang memiliki luas empat hektar yang memberi suasana ketenangan alami di tengah bisingnya kota Jakarta.

Awalnya bernama Taman Ria Remaja lalu berubah menjad Taman Ria Senayan, lokasinya yang mudah di jangkau dan berada di pusat kota, tepatnya di sebelah gedung DPR/MPR dan kantor pusat TVRI. Yang mungkin paling diingat adalah Kincir Ria atau wahana berbentuk roda besar yang berputar sehingga bisa melihat keindahan kelap-kelip lampu Ibu Kota dari lokasi yang tinggi.

Saat waktu libur sekolah, Taman Ria pun semakin ramai didatangi. Di tahun 80-an dan awal 90-an, grup lawak legendaris Srimulat sempat menjadikan Taman Ria Senayan sebagai tempat mereka manggung tiap akhir pekan.

Memasuki era 90-an, beberapa tempat hiburan memang sudah berdiri, antaranya Dunia Fantasi (Dufan) di kawasan Ancol. Buat mereka yang merasa Ancol terlalu jauh, bisa datang ke Taman Ria, Saat itu renovasi sudah dilakukan dengan dibuatnya berbagai wahana permainan yang tak jauh beda dengan di Dufan.

Harga tiket di Taman Ria pun jauh lebih murah. Namun memasuki awal 2000-an, Taman Ria Senayan yang berganti pengelola mulai ditinggalkan pengunjung. Satu persatu tempat hiburan, wahana permainan sampai kafe dan bar mulai berguguran dan akhirnya ditutup.

Pada 2010 kawasan yang memiliki luas sekira 10 hektar itu dibongkar dan langsung rata dengan tanah. Hanya ada satu bangunan yang tersisa di tempat itu sampai kini yaitu kawasan Restoran Pulau Dua. Berbagai rencana pembangunan seperti membuat pusat perbelanjaan, tak kunjung terlaksana.

Sampai sekarang kawasan Taman Ria Senayan masih dalam tahap pembangunan namun belum diketahui dengan pasti apakah akan kembali dibuat tempat hiburan atau yang lainnya. Yang pasti, banyak masyarakrat Jakarta yang masih mengenang Taman Ria Senayan sebagai salah satu tempat wisata favorit mereka.